Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Yang Terjadi Ketika Anda Membaca 'Catatan' dari Seorang Bookaholic

Gambar
Bertrand Russel—seorang filsuf dari Britania Raya mengatakan, ada dua motif untuk membaca buku. Pertama, kau menikmatinya dan yang kedua, kau bisa menyombongkannya . Jleb. Ketika saya membaca kutipan itu, saya sempat mengelak bahwa “tidak kok, saya membaca buku karena menikmatinya..” namun beberapa jenak kemudian hati nurani saya berbisik, “eii, masa sih, Wi?” Haha, baiklah. Saya menyatakan setuju bahwa kalimat Russel di atas juga berlaku untuk saya. Dan karena itu, saya harus banyak beristighfar. Tuhan tidak suka orang yang sombong :(, dan sungguh saya percaya, manusia sama sekali tidak pantas untuk sombong, apalagi hanya untuk perkara buku bacaan. Akan tetapi bagi saya pribadi, sepertinya perlu ditambahkan satu opsi lagi, bahwa: kau tidak menikmatinya dan tidak pula ingin menyombongkannya. Karena memang, kadang saya tetap menuntaskan membaca sebuah buku, meskipun sudah tidak dihayati lagi. Hari ini sebenarnya saya baru saja menamatkan buku ke-100 yang saya baca, yang dicatat

Man’s Search For Meaning by Viktor E. Frankl : A Reflection

Gambar
    Selamat Malam (silakan menyesuaikan dengan waktu masing-masing), semoga kita senantiasa diberi kelimpahan rahmat oleh Tuhan yang Maha Baik. Beberapa saat kemarin, ketika semester lima saya sudah menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, kesibukan saya benar-benar turun drastis. No . Bukan kesibukan, tapi aktivitas yang setiap harinya tugas, diskusi, webinar, dan lain-lain, rasanya kok berhenti secara bersamaan dan menyisakan waktu yang begitu luang bagi saya.   But I like it. Really . Saya sudah lama menantikan saat-saat seperti itu, dimana tidak ada deadline—yang berarti saya bisa leluasa melakukan hobi saya: membaca, mendengarkan musik, sembari tetap mengerjakan pekerjaan rumah. Akan tetapi, di luar dugaan, saya mulai merasakan sesuatu yang asing. Bukan sedih, bukan juga kesepian. Semacam rasa kosong nan hampa yang tiba-tiba merembes ke sanubari. Ya, rasa itu datang begitu saja, dan dimana saja. Di kamar mandi, sebelum tidur, setelah makan.. dan itu sungguh, tidak mengenakkan.